Fakta Tentang Tipu Muslihat Bandar Togel yang Jarang Terungkap

Fakta Tentang Tipu Muslihat Bandar

Togel merupakan jenis judi undian yang dahulu sempat dilegalkan oleh pemerintah Indonesia beberapa kali. Awalnya judi jenis undian ini sempat dilegalkan pada 1957 kemudian tahun 1974 dan terakhir 1984. Judi undian yang berkali-kali dilegalkan dan berkali-kali pula dinyatakan terlarang ini membuktikan bahwa judi undian merupakan varian judi yang banyak digemari sekaligus membawa banyak dampak buruk. Sejak ditutupnya judi undian tahun 1995, maka masyarakat telah kehilangan kesenangan dan harapannya. Animo inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk membuka perjudian undian dalam versinya sendiri yang disebut toto gelap atau togel. Dalam hal ini. masyarakat sama sekali tidak menyadari ancaman kemungkinan tertipu bandar togel terpercaya .

Masyarakat serta-merta menyambut judi togel ini dengan harapan sama seperti ketika pemerintah melegalkan judi seperti ini. Padahal banyak sekali perbedaan yang mendasari judi ini dari pemerintah maupun dari bandar togel. Ada hal-hal tertentu yang dilakukan bandar togel untuk memperdaya para pemasang taruhan. Uniknya masyarakat seakan mempercayai begitu saja seluruh tipudaya bandar togel ini hingga tidak menyadari dirinya telah tertipu bandar togel online ..

Ini yang Dilakukan Bandar Togel untuk Memperdaya Penjudi

Tak satupun bandar yang mau dikalahkan oleh penjudi. Slogan tersebut merupakan slogan mati yang tak dapat diganggu gugat. Artinya apapun dan bagaimanapun juga bandar judi harus menang. Di dalam judi togel, bandar togel memiliki banyak sekali peluang untuk membuat tipu daya kepada para petaruh. Dengan segala tipu daya ini, para penjudi seperti dihipnotis sehingga tidak menyadari atas kebodohan yang telah dilakukannya selama ini sehingga tidak mampu menolak judi. Kebodohan inilah yang terus dimanfaatkan bandar togel untuk memperdaya para penjudi yang kebanyakan dari kalangan miskin. Berikut di antaranya.

1. Kemenangan Palsu

Judi togel biasanya menyasar kalangan miskin yang memang hidupnya sudah miskin. Dengan perjudian seperti ini, orang-orang miskin berharap dapat memperbaiki ekonominya. Mereka berdalih bahwa judi togel yang bersifat berkala ini sama sekali tidak mengganggu dapur mereka. Padahal faktanya mereka seringkali bertaruh melampaui jumlah penghasilan mereka saat itu. Hebatnya lagi bandar togel dengan leluasa memperdaya para petaruh ini dengan kemenangan palsu yaitu kemenangan pura-pura. Seorang anggota sindikat berpura-pura memasang togel lalu dinyatakan menang. Kemenangan inilah yang terus-menerus dipublikasikan sehingga makin meyakinkan masyarakat miskin bahwa judi togel merupakan pilihan terbaik dalam memperbaiki nasibnya tanpa merasa tertipu bandar togel..

2. Berhadiah Besar

Iming-iming menang besar bahkan mencapai 3000 kali lipat dari uang taruhan, merupakan promosi maut yang dengan mudah dapat menarik minat masyarakat miskin untuk bertaruh. Bandar togel ternyata masih memberi kemenangan-kemenangan kecil lainnya agar masyarakat miskin ini semakin gencar memasang taruhan, berupa hadiah-hadiah kejutan. Susunan angka yang terbalik atau 2 angka benar bagian belakang sudah cukup membuat para pemain para petaruh senang dan sama sekali tidak merasa telah tertipu bandar togel. Kemenangan berupa 3000 kali lipat uang taruhan ternyata hanyalah promosi omong-kosong. Faktanya tidak ada yang pernah mendapatkan kemenangan sebesar itu.

COMMENTS